Showing posts with label City. Show all posts
Showing posts with label City. Show all posts
Sunday, May 16, 2010
Surabaya Shopping Festival 2010
Bulan Mei... bulan yang paling ditunggu oleh warga Surabaya ( terutama kaum cewek). Yaa apalagi kalo bukan event Surabaya Shopping Festival. Seperti beberapa tahun sebelumnya, event serupa digelar kembali untuk memeriahkan Ulang Tahun Kota Surabaya ( akhir bulan Mei). Program ini diikuti oleh hampir semua plaza dan Mal di Surabaya, dan menawarkan program diskon sampai 70%, berlaku butik dan toko-toko yang ditempel poster diskon. Selain itu didakan juga promo hadiah, jika kita berbelanja dengan ketentuan yang ditentukan kita akan diberi kupon undian.
Pameran Batik dan Bordir Nasional 2010 di Gramedia Expo Surabaya
Minggu siang menjelang sore Ortu mengajak saya pergi ke surabaya,
padahal mereka baru pulang dari kondangan nikah tetangga.
Mereka mengajak saya ke Pameran batik dan Bordir di Gramex surabaya.
Acara ini sebenarnya sudah dari seminggu yang lalu dan berakhir tanggal 16 Mei.
Yup. Saya datang di hari terakhir.
Pengunjungnya tidak begitu banyak, suasana hall agak lengang.
Mungkin gara-gara hujan yang mengguyur surabaya mulai sore sampai malam menjelang
Pengunjungnya tidak begitu banyak, suasana hall agak lengang.
Mungkin gara-gara hujan yang mengguyur surabaya mulai sore sampai malam menjelang
Isi pameran itu dipenuhi oleh stan-stan dari seluruh penjuru Indonesia.
Masing-masing daerah menunjukkan kain batik khas yang dimiliki.
Tak terkecuali batik khas dari Gresik.
Akhirnya saya tau bentuk batik dari Gresik. So beautiful...
Ternyata tiidak hanya pameran batik dan bordir saja,
di hari terakhir juga ada lomba fashion show batik untuk anak-anak dan dewasa....
Thursday, March 18, 2010
Damarkurung, one of Gresik Culture
What is that???
Apa yang disebut damar kurung adalah semacam lampion (damar=lampu) berbentuk kotak persegi dari kertas dengan tulang-tulang bambu, ada lampu di tengahnya. Dibentuk menyerupai lampion kotak. Pada sisi-sisi damar kurung itulah Masmundari melukis dengan nuansa yang khas ramadan. . damar kurung ini memang lekat dengan ramadan, yakni setiap menjelang ramadan ada tradisi menjual damar kurung di Gresik. Hanya sayangnya, tradisi itu kemudian nyaris punah karena tak ada lagi yang melukis damar kurung, kecuali Masmundari satu-satunya.Di Gresik ritual ini dinamai padusan bukan megengan. Yang berakar dari kata adus, dimaksudkan untuk menandai kegiatan mandi yang dilakukan untuk membersihkan diri menghadapi bulan Ramadhan . Damar Kurung dulunya dijual di dua tempat. Satu di pintu masuk Makam Umum Telogo Pojok, satunya di perempatan menuju pelabuhan. Namun akhir-akhir ini hanya di jual di pintu makam.Sunday, August 10, 2008
Gresik history-My bloved hometown

Gresik is located in west side of Surabaya distanced about 18 km, be industrial town with Semen Gresik factory which is famous in Indonesia, there is also big wood crafter home industry and build since 1976.
In this town there is Sunan Maulana Malik Ibrahim cemetery who is one of 9 holy men in Islam religion, first Islam spreader in East Java who pass away in 882 H or 1419 A.D and buried in Kampung Gapura Gresik.
About 2 km in South side of the town, precisely in Bukit Giri we can find Sunan Giri cemetery who is also one of 9 Islam spreader sponsors in Java. The commemoration ceremony of Sunan Giri’s died (Khol Sunan Giri) scheduled in calendar of East Java Tourism.
Besides, there is also Leran grave that is mother of Sunan Giri grave, which located in Leran village, Manyar about 8 km from Gersik town.
The other tourism objects including, Gapura Kanjeng Tumenggung Pusponegoro grave in Gapuro village, Makam Nyi Ageng Pinatih in Kebongson village, bat cave in Pongangan village, Tirta Agung swimming pool in Sidomoro village, a hall in Bawean island and source of hot water in Kota Kusuma village, Kastoba lake in Tambak village, Bhayangkara Diponggo beach in Diponggo village and marine park of Noko island in Daun village.
Gresik have known since 11-century ke-11 when it grew to become a center commerce that not only inter island, but also extended to many countries. As a commercial centre, Gresik many visited by Chinese, Arab, Gujarat, Calcutta, Siam, Bengali, Campa and others merchants. Gresik start coming up in regulation of history since had grow Islam in Java region. The Islam religion spreader is Syech Maulana Malik Ibrahim with Fatimah Binti Maimun came to Gresik in the early of 11 century.
Gresik regency has various fascination tourism objects such as: Tourism Object, which divided into 3 parts that is: nature tourism, cultural tourism, special enthusiasm tourism, tourism facilities support, tourism service and recreation and entertainment amusement of public at every area in Gresik regency.

( central park of Gresik )
Subscribe to:
Posts (Atom)
